Selasa, 14 Agustus 2012

Superman Is Dead



BIODATA
Nama : Eka Rock
Tempat/tgl lahir : Negara, 8 Februari 1975
Pendidikan : Sastra Inggris, Faksas Unud

Nama : Bobby Cool
Tempat/tgl lahir : Denpasar, 8 September 1977
Pendidikan : Sastra Inggris, Faksas Univ. Warmadewa Denpasar

Nama : Jerinx
Tempat/tgl lahir : Kuta, 10 Februari 1977
Pendidikan : Fakultas Ekonomi, Undiknas Denpasar

---------------------------------------------------



PERSONAL
Superman Is Dead atau biasa disebut sebagai SID adalah grup punk rock asal Kuta, Bali. Grup ini digawangi olehBobby Cool (vokal), Eka Rock (gitar) dan Jerinx (drum). Penggunaan nama Superman Is Dead sendiri, memiliki arti tersendiri bagi ketiga personelnya. Yakni mereka percaya bahwa manusia yang sempurna adalah ilusi belaka dan hanya sebuah imajinasi buatan manusia yang tidak akan pernah ada.


Karir
Di awal karir bermusiknya pada 1995, musik SID banyak terpengaruh oleh musik milik Greenday dan NOFX. Namun lama-kelamaan jenis musik SID mulai dipengaruhi oleh musik punk rock, seperti Supersuckers, Living End danSocial Distortion.

Sebelum digaet oleh Sony Music Indonesia, SID lebih banyak merilis albumnya dalam bentuk indie label. Beberapa album yang pernah diluncurkan secara indie oleh SID, CASE 15 (1997), SUPERMAN IS DEAD (1998), BAD BAD BAD(2002). Sedangkan album yang berada di bawah major label Sony, KUTA ROCK CITY (2003), THE HANGOVER DECADE (2004), dan BLACK MARKET LOVE (2006).

Meski sempat dilanda masalah dengan manajemennya, namun SID mampu bangkit setahun kemudian. Tepatnya pada 2009, SID merilis album terbarunya. Album dengan titel ANGELS AND OUTSIDERS! ini menjagokan singleKuat Kita Bersinar.

Superman Is Dead berhasil mencatatkan namanya dalam trending topic dunia, lewat jejaring sosial twitter, pada hari Jumat 24 Februari 2012 dini hari. Penampilan mereka di acara Radio Show, tvONe menghebohkan dunia maya, sehingga mampu bertahan di posisi puncak Trending Topic Worldwide.

Diskografi
Album
* KUTA ROCK CITY (2003)
* THE HANGOVER DECADE (2005)
* BLACK MARKET LOVE (2006)
* ANGELS & THE OUTSIDERS (2009)

Rilisan Sendiri
* CASE 15 (1997)
* SUPERMAN IS DEAD (album) (1998/1999)
* BAD BAD BAD (2002)

Kompilasi
* 100% Attitude (1999)
o Artis: SID, Djihad, Commercial Suicide, dll
* No Place To Get Fun (2002)
o Artis: SID, Rocket Rockers, Respect, Naon, dll
* New Generation Calling (2003)
o Artis: SID, Rocket Rockers, Shaggy Dog, The Bahamas, dll

Penghargaan
* Superman Is Dead "Hot & Freaky People 2003” MTV Trax Magazine January 2003
* June 2003 Superman Is Dead “MTV Exclusive Artist of the Month”
* Double Platinum Sony Music for Kuta Rock City Album
* 2003, MTV Award “Most Favorite New Artist”
* 2003, AMI Award “The Best New Artist”
* 2004, SCTV Music Awards “The Most Famous Album Nominee, Pop Rock Category” for Kuta Rock City Album
* 2006, AMI Awards “The Best Rock Album Nominee” for Black Market Love Album
* 2006, “Superman Is Dead The Best Local Band” The Beat Awards.
* 20 the best Indonesian Album 2006 for The Black Market Love Album. Rolling Stones Magazine Januari 2007
* 150 the Best Indonesian Album for Kuta Rock City Album. Rolling Stones Magazine, Special Collectors’ Edition Desember 2007.
* 50 Hype Things in Indonesian Music Industrial 2008 for Superman Is Dead.
* Trax Music & Attitude Magazine Edition Januari 2008.
----------------------------------------------------

"...Penampilan di Jakarta banyak mendapat reaksi positif, menurut Anda apa kehebatan band Anda sendiri?
Enggak ngerti ya. Kalau analisa kami, di Indonesia ini belum ada band kayak kami. Maksudnya band punk rock yang bisa menembus major namun enggak berubah. Biasanya band-band Indonesia kalau sudah masuk major label, pasti banyak kompromi. Mereka bakal bikin lagu-lagu cinta. Kami enggak berubah sama sekali, kami tetap SID seperti tahun 1995 sampai 2003. Ya, orangnya itu-itu aja.

Biasanya kan banyak grup musik yang mau kompromi dengan pasar?
Kita bukannya tidak butuh duit, tapi kami enggak mau melacurkan diri demi duit. Kalau sekarang misalkan ada orang yang memberikan kami sebuah media buat mengekspresikan diri, sementara kami bisa dapat sesuatu dari sana, kenapa enggak?

Musik itu mahal banget harganya. Saya (Bobby, red) sebagai pemain gitar, misalnya senar putus, itu duit dari mana? Kami harus beli dari mana? Belum lagi kami perlu sound system, perlu kable, ini dan itu yang harganya enggak murah. Karena itu kami masuk major label ini untuk mendapat duit agar bisa menyediakan peralatan yang lebih bagus lagi. .."

-------------------------------------------------

"...Awalnya dibayar berapa?
Kami pernah enggak dibayar. Pertama kami dibayar pakai snack. Kami pernah dibayar paling murah, Rp 50 ribu, misalnya main di banjar. Akhirnya tarifnya meningkat.

Banyak orang berpikir, ketika kami sekarang sudah masuk major label, kami enggak mau main kalau enggak dibayar. Nah, pendapat itu salah karena sampai sekarang kami masih main di acara-acara kecil, misalnya acara tanpa sponsor, kami enggak dibayar sama sekali. Misalnya baru-baru ini kami di Bandung pernah main seperti itu, di Jakarta juga demikian. Di Bali kalau ada yang mau ngundang kami, enggak masalah. Yang penting acaranya bagus dan sama-sama jalan. Kami enggak berubah sama sekali. Kalau acaranya komersial, ya tentu saja mau juga komersial. Ya, kami mencoba profesional. Kami punya manajemen namanya Glanpangkabili Inferno -- susah nyebutnya...."

-------------------------------------------------

"... Mengapa lagu-lagu Anda menggunakan bahasa Inggris?
Yang jelas ini enggak ada hubungannya dengan nasionalisme. Karena kami dasarnya sejak awal influence musik kita memang dari band-band luar yang kebetulan bahasanya bahasa Inggris. Jadi, pas kami bikin lirik segala macam, otomatis energi yang kami simpan itu yang masuk ke otak kita. Kalau kita dengar band-band Indonesia, pasti lebih gampang bikin lirik, tetapi kebetulan karakteristik bahasa Indonesia, ini menurut kami, sifatnya terlalu sopan. Jadi kalau mengarahkannya menjadi agresif itu agak susah. Kalau dikasarkan, jadinya kasar sekali. Demikian pula kalau bahasa Bali. Kalau bikin lirik bahasa Indonesia memang agak susah bagi kita, perlu pemikiran yang begitu luas untuk menuangkannya agar lirik terlihat semangat dan agresif. Kalau bahasa Inggris, kami lebih mudah...."


---------------------------------------------------

"....Awalnya manggung bagaimana?
Kami pertama dibentuk tahun 1995 di Kuta. Waktu itu demam punk rock di Bali sudah mulai ada. Saat itu zamannya Green Day (salah satu grup punk rock dunia, red) atau band-band kayak gitu. Jadi tanggapan orang sama kami lumayan bagus.

Mengapa memilih nama Superman is Dead?
Awalnya nama band kami bukan Superman is Dead, tetapi Superman Silvergun. Kemudian karena miskin konotasi lagi, kami ubah menjadi Superman is Dead, yang artinya tidak ada manusia yang sempurna, nobody perfect. ..."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar